Wednesday, 28 October, 2020

PEDOMAN PENETAPAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA

BAB II

KELEMBAGAAN, DASAR UMUM DAN SIFAT FATWA

Pasal 2

Penetapan fatwa dilakukan secara kolektif oleh suatu lembaga yang disebut Komisi Fatwa.

Pasal 3

Penetapan fatwa didasarkan pada Al-Quran,Hadist, Ijma’, Qiyas dan dalil lain yang mu’tabar.

Pasal 4

  1. Proses penetapan fatwa bersifat responsif, proaktif dan antisipatif.
  2. Fatwa yang ditetapkan bersifat argumentatif (memiliki kekuatan hujjah), legitimatif (menjamin penilaian keabsahan hukum), kontekstual (waqi’iy), aplikatif (siap diterapkan), dan moderat.
//
Konsultasi
Kirimkan via WhatsApp?