Peduli Pendidikan Anak di Masa Pandemi, MUI Sumut Adakan Dialog Interaktif

0
103 views
Dewan Pem

MUI SUMUT – MEDAN, Guna menaruh peduli terhadap pendidikan anak di masa pandemi, MUI Sumut melalui Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga mengadakan dialog interaktif, Kamis (4/11).

Bertempat di Hotel Santika Dyandra Medan, dialog ini fokus membahas menanggulangi kemerosotan kualitas pendidikan formal dan akhlak anak di masa pandemi Covid-19.

Dialog interaktif dibuka oleh keynote speaker yakni Istri dari Wakil Gubernur Sumut, Hj. Sri Ayu Mihari.

Ia membuka arah dialog dengan bahasan situasi pandemi yang mengubah seluruh sendi kehidupan termasuk cara belajar anak selama kurang lebih dua tahun terakhir.

“Kurang lebih selama dua tahun terakhir anak-anak dihadapkan dengan cara belajar yang berbeda karena pandemi, untuk itu perlu banyak penyesuaian dan pemahaman yang harus dipahamkan kepada anak kita dalam kondisi ini,” katanya.

Ia juga menyinggung bahwa disinilah peran penting keluarga sebagai pendidikan pertama bagi anak.

“Keluarga sebagai pendidikan utama bagi anak-anak yang dalam hal ini ibu dan ayah merupakan guru pertamanya di sinilah peran penting keluarga begitu vital dalam membentuk generasi penerus agama dan bangsa,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, Ketua MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak turut membuka acara sekaligus memberikan sambutannya tentang kepedulian terhadap anak.

Ia mengatakan bahwa sebagai orang tua kita harus mengawal anak dengan sebaik-baiknya.

“Sebagai orang tua kita harus bisa semaksimal mungkin mengawal anak dengan sebaik-baiknya seperi mengontrol anak dalam penggunaan HP, supaya tidak terbawa kepada kemaksiatan,” imbuhnya.

Disamping itu, ia juga mengajak orang tua untuk tetap pada kebaikan dengan memperhatikan uang yang kita beri kepada anak dan keluarga.

“Sebagai salah satu upaya lagi yang tidak kalah pentingnya jangan sampai kita memberikan uang haram kepada anak dan keluarga, itu salah satu upaya yang harus tetap dijaga,” ucapnya.

Dialog interaktif berjalan dengan dua narasumber yakni Hj. Sri Winarni, SE, M.Psi yang membahas Problematika Pendidikan Tatap Muka Pasca Pandemi Covid, Solusi, dan Metode Pembelajaran serta Prof. Dr. H. Fachruddin Azmi, MA yang membahas Pembinaan Akhlakul Karimah Dalam Rumah Tangga Kaum Muslimin Pasca Pandemi Covid 19.

Sri Winarni menyampaikan bahwa salah satu langkah yang dapat dilakukan orang tua yakni memantau kesiapan sekolah dalam menghadapi belajar tatap muka.

“Salah satu langkahnya kita bisa survey kesiapan sekolah anak dalam menghadapi tatap muka. Infrastrukturnya, kemudian kebijakan sekolah mereka terhadap proses pembelajaran tatap muka,” ucapnya.

Selain itu kita harus memperbanyak komunikasi dengan anak kita.

“Perbanyak komunikasi dengan anak setelah anak pulang dari sekolah, kita harus peka, agar kita memiliki peran dalam membentuk akhlaknya,” tambahnya.

Narasumber kedua, Prof Fachruddin Azmi yang fokus membahas akhlak mengatakan bahwa bangsa ini akan hilang dan hancur jika kita umat Islam tidak memiliki semangat dalam membentuk akhlak.

“Maka dari itu pembinaan akhlak anak pasca covid itu penting guna memantapkan fungsi pembentukan kepribadian berbasis nilai-nilai agama. Itu kunci utama agar anak kita memiliki akhlakul karimah,” katanya.

Ia pun mengatakan pendidikan akhlak memang merupakan fungsi lembaga pendidikan.

“Pendidikan akhlak memang merupakan fungsi lembaga pendidikan, diantaranya mendidik, membimbing, melatih, menilai, tapi pembinaan akhlak itu merupakan fungsi dari rumah tangga atau keluarga, diantaranya mengasuh, membina, mangasihi, menasehati,” ujarnya.

Terkait kegiatan dialog interaktif ini, Ketua Panitia, Dr. H. Ardiansyah, Lc., M.A turut menyampaikan harapannya dengan diadakan dialog interaktif ini semoga bisa membawa pencerahan bagi para orang tua.

“Sebagaimana tujuan diadakan dialog ini untuk mempersiapkan psikologis anak menghadapi kembali cara belajar tatap muka harapannya orang tua bisa terus mendampingi anak-anaknya,” harapnya.

Ia juga berpesan sekaligus mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama semangat dalam mendidik generasi penerus masa depan.

“Mari bersama kita jaga semangat untuk mendidik para generasi penerus kita, dari apa yang disampaikan para narasumber, dan juga bapak ketua MUI tadi bisa kita jadikan pedoman,” ajaknya.

Acara dialog interaktif ini dihadiri oleh berbagai ormas Islam dengan mematuhi protokol kesehatan. Selain digelar secara langsung di lokasi, dialog interaktif ini juga disiarkan melalui kanal Youtube MUI Sumut Tenda Besar Umat Islam.