KETUA UMUM MUI SUMUT TAKZIAH KE RUMAH DUKA

0
577 views

musumut.com.Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak beserta ibu yang juga didampingi Ketua Infokom, Dr. Akmaluddin Syahputra hadir kerumah duka di jalan baru wonosari belakang kantor Camat tepat sebelum jenazah diberangkatkan ke masjid Raya al Aman Aekonopan sekitar pukul 07.00 pagi, . Pada kesempatan tersebut Maratua memimpin jamaah takziah untuk berdoa Bersama dirumah duka.

Dilansir dari muisumut.com, salat jenazah langsun diimami putra beliau digelar di Masjid Raya Al Aman Aekkanopan. Jemaah yang diperkirakan lebih-kurang seribu orang tersebut memadati masjid yang berada di sisi Jalan Lintas Sumatera Aekkanopan itu. Demikian juga Ketika akan dikebumikan di perkuburan kampung Terutung.

.

Bupati Labura Hendriyanto Sitorus dan Wakil Bupati Samsul Tanjung tampak langsung memimpin acara pemberangkatan di masjid. dalam sambutannya Bupati mengajak seluruh eleman masyarakat melalui para BKM masjid untuk Bersama mendoakan almarhum pada shalat Jumat mendatang  

Dr. Maratua diberikan kesempatan menyampaikan sambutan mewakili ulama, dan ormas Islam mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Pemerintahan Daerah termasuk kepolisian atas apresiasi yang diberikan kepada Ketua MUI Labura yang wafat, “kami sangat merasakan kehilangan tokoh ulama yang berkiprah di masyarakat, beliau pernah menjadi ketua FKUB, ketua BAZNAS dan ormas Islam” tuturnya

Ia juga  berwasiat kepada keluarga yang ditinggalkan hanya sabarlah obat daripada musibah, semua kita akan melewati pintu kematian, kita doakan semoga Allah memeberikan yang terbaik buat almarhum”

Lebih lanjut Maratua tetap mengingatkan pihak berwenang untuk megusut tuntas kasus pembunuhan umala ini, agar tidak ada sakwasangka dari masyarakat tentang motif kriminalisasi ulama.   Kita  ingin penyelidikan kasus itu dilaksanakan secara fair. “Kita tidak ingin penyelidikan yang tidak fair,” ujarnya sambil menambahkan kalau ada motif dibalik kasus itu harus dikatakan. Jika pun tidak, juga harus disampaikan.

Pihaknya bersyukur kalau kasus ini murni kriminal. Karena dari informasi yang diperoleh almarhum sempat memberikan nasihat. “Jika ini krimal murni, kita bersyukur. Kenapa bersyukur? Karena di akhir hayatnya almarhum memberikan nasihat yang baik,” paparnya.

Setelah sambutan Jemaah yang tertinggal salat jenazah diberi kesempatan untuk melaksanakan salat jenazah gelombang kedua. Mengingat antusias masyarakat yang jumlahnya ribuan ingin mensholatkan.   Usai salat, imam salat meneriakkan takbir yang langsung disambut oleh jemaah yang memenuhi masjid tersebut