HLNKI MUI SU Sambangi Konjen Singapura

0
122 views

Medan, (Muisumut.com) – Konsulat Jenderal Singapore di Medan mendapat giliran untuk disambangi. Diterima langsung oleh H.E. Richard Grosse, Konsul Jenderal Singapore yang berkantor di lantai 11 Forum Nine Office and F & B Gallery, Jalan Imam Bonjol No. 9 Medan Selasa (21/9) kemarin. Pertemuan tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat; mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak – karena itu jumlah tamu yang hadir pun sangat terbatas jumlahnya.

Kunjungan tersebut sebagai implementasi dari salah satu misi yang diamanahkan kepada Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) MUI-SU adalah membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas muslim antar negara untuk saling bertukar informasi, pengalaman, dan kebermanfaatan. Hal inilah yang menjadi tujuan dari program kunjungan ke perwakilan negara-negara sahabat yang dilakukan Komisi HLNKI MUI-SU.

Rombongan MUI-SU dipimpin oleh Ketua Bidang HLNKI KH. Akhyar Nasution, Lc.MA, didampingi oleh Sekretaris Bidang HLNKI Ahmad Azlisyah, S.HI., S.Pd.I, Sekretaris Komisi HLNKI H.M. Irsan Nasution, SE., Ak., CA., MAk., Cert.IPSAS, dan Anggota Komisi HLNKI Yulia Indawardhani, SS, MSP. Perbincangan diawali dengan ramah tamah Mr. Grosse yang ternyata memiliki pengalaman menetap di berbagai negara Timur Tengah, sangat cocok dengan latar belakang KH. Akhyar Nasution yang sempat menempuh pendidikan di Syria dan setelahnya menjalankan travel umroh dan banyak berwisata ke berbagai kawasan Timur Tengah.

“Saya sangat menyambut baik adanya pertemuan ini. Di Singapore, kami punya MUIS (Majlis Ugama Islam Singapore). Mereka atur soal zakat, naik haji, fatwa-fatwa dan sertifikasi halal.” papar Grosse dengan bahasa Indonesia yang cukup lancar. Singapura dengan populasi 5,7 juta jiwa memiliki 15% warga beragama Islam, 19% beragama Kristen, 20% tanpa agama, Taoisme 9%, Hindu dan lainnya 6%. Sisanya 31% merupakan pemeluk Budha. Menurut Grosse, sangat menarik untuk melihat dan mempelajari budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki potensi pemandangan alam yang indah. “Saya lebih suka mengunjungi kota indah seperti Bukit Tinggi daripada menghabiskan liburan di kota-kota besar dunia.” ungkap Grosse ramah.

Selanjutnya, Yulia Indawardhani Lubis selaku Koordinator Pusat Informasi Studi Luar Negeri menanyakan kemungkinan adanya peluang beasiswa atau kerjasama pendidikan yang dapat dilakukan atas mediasi MUI Sumatera Utara. Konsul Jenderal Mr. Richard Grosse  yang sempat menguasai bahasa Arab itu menjawab bahwa ada banyak peluang kerjasama pendidikan di Singapura, hanya saja pendemi Covid-19 masih membatasi adanya pertemuan-pertemuan. Pintu masuk bandara Changi Singapura hanya mengizinkan penerbangan dari Jakarta, itupun melalui prosedur kedatangan yang sangat ketat melebihi biasanya.

Pertemuan HLNKI MUI-SU dan Konsul Jenderal Singapura berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Sebelum diakhiri dengan serah terima cendera mata dana foto bersama, M. Irsan Nasution menyampaikan undangan kepada Konsul untuk berkenan hadir sebagai tamu pada acara Webinar Seri 3 Kiat Belajar di Luar Negeri yang akan diadakan pada tanggal 3 Oktober mendatang. (yl)

Kontributor : Yulia Indawardhani Lubis, SS, MSP