KSB MUI SU Gelar Penyuluhan dan Sosialisasi Tanggap Bencana Perspektif Islam, Lingkungan dan Kebencanaan di Kabupaten Karo

0
153 views

Siosar, (muisumut.com) – Pasukan rompi Komisi Sosial dan Bencana (KSB) MUI SU yang dipimpin Laila Rohani dan Nani Ayum Panggabean mengadakan  Penyuluhan dan Sosialisasi Tanggap Bencana, Perspektif Islam, Lingkungan Hidup dan Kebencanaan, di dua tempat yang berbeda, Sabtu dan Ahad, 2 dan 3 Oktober 2021.

“Kegiatan yang pertama digelar di daerah rawan bencana tempat aliran lahar dingin. Penyuluhan diadakan Masjid Nur Salamah Kutambaru Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo. Kedua diadakan di Masjid Al Muhajirin Siosar Relokasi Pasca Erupsi Gunung Sinabung terdiri dari tiga desa meliputi Desa Sukameriah, Desa Bakerah dan Desa Simacem, di total 370 kepala keluarga. Masing-masing keluarga diberi lahan gratis setengah hektar,” jelas Laila.

Narasumber Penyuluhan ada tiga orang dari Komisi Sosial dan Bencana MUI SU. Yang pertama Nani Ayum Panggabean menyampaikan “Hikmah dan Pesan Moral dalam Bencana Menurut Islam.” Kedua Hj. Ameilia Zuliyanti Siregar, Msc.Phd menyampaikan  materi terkait Lingkungan  Hidup dan Pertanian  tentang “3 T Menghadapi Bencana” dan yang ketiga Rahmat Widia Sembiring, MSc.Ph.D berbicara tentang Kebencanaan “Kosepsi Menghadapi Bencana”

Acara di Masjid Nursalamah Kutambaru Kec.Tiganderket. Dihadiri Ketua MUI Kecamatan Tiganderket Ustadz Abdul Munir, dan Bapak Gemar Singarimbun Ketua Destana (Desa Tangguh Bencana) Kutambaru, juga BKM Masjid Nursalamah dan masyarakat sekitar daerah rawan aliran Lahar Dingin.

Komisi Sosial dan Bencana MUI SU juga pergi ke ladang petani Muslim, Bapak Dini Suhandi Sembiring, mempunyai usaha pembibitan kentang dan usaha warung nasi muslim, di Desa Naman, Kecamatan Naman Teran. Dan ada Petani Muslim ini juga sebagai Ustadz yang mendirikan PAUD. Komsosben ingin melihat bagaimana perkembangan sentra ekonomi dan menanyakan hal hal yang berkaitan dengan  perkembangan ekonomi Pasca Erupsi Gunung Sinabung, Alhamdulilah kembali normal kehidupan ekonomi mereka. Ladang pun terlihat subur menghijau.

Komisi Sosial dan Bencana MUI SU memberikan bantuan Buku Iqra dan Tuntunan Sholat. Membawa juga bantuan Mukena, Al Qur’an, Sarung dan lampu dari Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara.

“Bantuan diberikan kepada kedua Masjid Nursalamah Kutambaru Tiganderket dan Masjid Al Muhajirin Siosar. Bantuan juga diberikan langsung di ladang Petani Muslim dan juga sebagai Ustadz bernama Muhammad Mijan Rangkuti, kebetulan beliau mempunyai PAUD RA Ar Rasyid dan  TPQ Ar Rasyid. Buku Iqra-nya sangat bermanfaat,” ujar beliau.

Dinyatakan, mereka juga akan menyalurkan bantuan tersebut ke Mesjid Al Mukhlisin di Kecamatan Naman Teran.

“Pada setiap bencana yang menimpa manusia mengandung pesan moral, antara lain, sebagai tanda peringatan Allah, menjadi muhasabah kepada kita, momentum memperbanyak Istighfar, menyegerakan bertaubat dan semakin tunduk, tawadlu’ kepada Allah bahwa kita semua dan seluruh isi dunia berada dalam genggaman-Nya, Mejuah-mejuah kita krina,” pungkasnya. (NAP)