PENCADANGAN PENGHAPUSAN AKTIVA PRODUKTIF DALAM LEMBAGA KEUANGAN SYARI’AH

0
373 views

FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL NO: 18/DSN-MUI/IX/2000

Dalam rangka mengurangi resiko kerugian yang mungkin terjadi dalam pembiayaan yang diberikan, Lembaga Keuangan Syari’ah (LKS) dipandang perlu melakukan pencadangan, sebagaimana ditentukan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Agar praktik pencadangan tersebut tidak menimbulkan kerugian atau beban berat bagi pihak-pihak terkait, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang pencadangan menurut syari’ah Islam, untuk dijadikan pedoman oleh LKS.

Ketentuan Umum

  1. Pencadangan boleh dilakukan oleh LKS.
  2. Dana yang digunakan untuk pencadangan diambil dari bagian
    keuntungan yang menjadi hak LKS sehingga tidak merugikan
    nasabah.
  3. Dalam perhitungan pajak, LKS boleh mencadangkan dari seluruh
    keuntungan.
  4. Dalam kaitan dengan pembagian keuntungan, pencadangan hanya
    boleh berasal dari bagian keuntungan yang menjadi hak LKS.

Jika salah satu pihak tidak menunaikan kewajibannya atau jika terjadi
perselisihan di antara kedua belah pihak, maka penyele-saiannya
dilakukan melalui Badan Arbitrasi Syari’ah setelah tidak tercapai
kesepakatan melalui musyawarah.

Ditetapkan di : JakartaTanggal : 17 Jumadil Akhir 1421 H. 16 September 2000 M.

Download Fatwa