Kinerja Produk Halalan (Fizikal) Dan Toyyiban (Spiritual): Profil Clay (Tanah), Karbon Aktif, dan Kalsium Organik Sebagai Material Makrifat Dalam Menaturalisasi Produk Pangan Sintetik

0
520 views

Muhammad Sontang Sihotang S.Si., M.Si.,Ph.D
dan Dra. Dara Aisyah M.Si., Ph.D

Disajikan Dalam Muzakarah Komisi Fatwa Ahad 23 Februari 2020 di Aula MUI

Tingginya minat masyarakat, dalam berbelanja, mulai dari membeli berbagai produk makanan , minuman, kosmetik, bahan bahan  pembersih, obat obatan, kesehatan, baik anak anak, remaja, dewasa sampai  orang tua, membuat para pelaku usaha bisnis ritel, mencari peluang dalam memperoleh keuntungan, bukan hanya peritel lokal, tetapi peritel modern asing juga menjadikan Indonesia sebagai target potensialnya. Masuknya peritel asing akan menjadi ancaman bagi peritel lokal yang sebelumnya sudah menguasai pasar. Pentingnya mengevaluasi berbagai bahan baku yang masuk ke berbagai produk sebagai fungsi pewarna, penyedap, penggurih, pengawet, pelembut, pengembang  serta zat tambahan lainnya, maka penulis perlu membuat kajian untuk membantu keselamatan masyarakat dalam mengkonsumsi bahan bahan tersebut menjadi bahan yang aman, sehat demi mencapai kinerja halalan toyyiban. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis serta menguji kualitas produk, baik dari kualitas komposisi, maupun pengolahannya, sehingga kinerja produk halalan dan toyyiban untuk masyarakat pengguna dapat diperbaiki kualitasnya. Adapun objek yang dianalisis adalah berbagai bahan makanan dan minuman serta bahan kecantikan yang menggunakan bahan sintetik sebagai zat additifnya, yang biasa di jual para pelaku usaha dalam hal ini pelaku UMKM. Pemilihan dibatasi  kepada UMKM yang di bina dan bermitra pada Kadin Sumut. Kajian ini merupakan kajian  kualitatif. Sampel yang digunakan dalam kajian ini adalah para UMKM, yang selalu menggunakan bahan tambahan dari bahan sintetik, dalam pengolahan bahan makanan dan minuman. Hasil kajian mendapati bahwa produk sintetik mampu diserap dengan zat additive, material makrifat, yang berfungsi sebagai absorbent, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, baik dari aspek komposisi dan pengolahannya. Perbaikan tersebut dapat berpengaruh secara simultan terhadap keinginan dan kepuasan pelanggan yang ingin merubah pola makanan dan minuman sintetik menjadi organik. Akhirnya kualitas produk, diharapkan dapat memenuhi kinerja halalan dan toyyiban sehingga berbagai produk yang digunakan dapat terjamin keselamatannya untuk masyarakat yang mengkonsumsinya

download makalah lengkap