HUKUM MELIHAT MUSHAF SAAT SHALAT

0
1.419 views

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomer : 49 Tahun 2019

Salah satu hal yang sangat dianjurkan saat melaksanakan shalat adalah menjaga kekhusyu’an, diantaranya dengan bacaan Al- Qur’an yang mujawwad, serta tidak melakukan hal-hal yang membatalkan shalat (baik ucapan maupun gerakan). Di sebagian masyarakat ada imam membaca Al-Qur’an dengan melihat mushaf saat shalat dan karenanya ada yang menanyakan hukumnya. Untuk itu Komisi fatwa mengelurakan fatwa Nomr 48 tahun 2019 terkait Hukum Melihat Mushaf Saat Shalat

Ketentuan Hukum

  1. Melihat mushaf al-Quran saat shalat tidak membatalkan shalat.
  2. Membaca ayat Al-Qur’an dengan cara melihat mushaf bagi orang
    yang sedang shalat hukumnya boleh jika ada kebutuhan sepanjang
    tidak mengganggu kekhusyu’an dan tidak melakukan gerakan yang
    membatalkan shalat.
  3. Untuk menjaga kekhusyu’an shalat maka imam shalat diutamakan
    membaca ayat al-Quran bil ghaib [dengan hafalan, tanpa melihat
    mushaf).

Rekomendasi

  1. Orang yang akan menjadi imam shalat harus memahami ketentuan
    fikih shalat, menjaga kekhusyu’an, dan memperhatikan kondisi
    makmum.
  2. Bagi seorang imam shalat fardhu untuk tidak memanjangkan bacaan
    ayat Al-Qur’an, terlebih jika kondisi makmum beragam.
  3. Bagi pengurus takmir masjid untuk memilih imam rawatib dengan
    pemahaman keagamaan yang baik, hafalan yang baik dan bacaan
    yang mujawwad.

Ketentuan Penutup

  1. Fatwa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, dengan ketentuan
    jika di kemudian hari ternyata dibutuhkan perbaikan, akan
    diperbaiki dan disempurnakan sebagaimana mestinya.
  2. Agar setiap muslim dan pihak-pihak yang memerlukan dapat
    mengetahuinya, menghimbau semua pihak untuk menyebarluaskan
    fatwa ini.

Ditetapkan di ; Jakarta
Pada tanggal 9 Rabi’ul Awwal 1441 H
6 November 2019