Kemajuan Teknologi Mempermudah Penyampaian Dakwah

0
244 views

Kemajuan Teknologi Mempermudah Penyampaian Dakwah

muisumut.com. Medan,-Pola dakwah terkini di zaman milenial tidak lagi seperti masa sebelumnya yakni tatap muka atau face to face disatu majelis atau lapangan terbuka dengan kerumunan massa dalam jumlah bear. Ini tidak lain  karena dilarang sebab dikhawatirkan menjadi cluster baru penyebaran Covid 19. Selain itu di era new normal sekarang ini dakwah tatap muka sudah tidak efektif lagi, sebab jamaah dengan mudah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang bergerak dengan pesat perkembangan informasi yang diakses detik per detik melalui gawal yang akrab setiap saat. Demikian disampaikan Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat  MUI SU, Prof Dr H. Syahrin Harahap dalam atu acara komisi Dakwah MUI SU di salah satu rumah makan dikawasan Jalan Gajah Mada Medan, (29/9).

Dia didampingi Ketua panitia  Dr H Sakhira Zandi, menyampaikanitu usai menututup Traning of Trainer( TOT) Da,i Milenial, menilai  karena kondisi pandemi dan kemajuan teknologi informasi tersebut sehingga akan merubah stuktur dan strategi dakwah agar dapat menjadi bagian dari perintah agama untuk mengajak umat melakanakan kebaikan serta melarang segala bentuk kemungkaran. Menurut Guru Besar UINSU ini, berkat kemajuan teknologi membuat ustaz maupun juru dakwah dapat memberikan tausyiah dirumahnya, sedangkan menjadi pendengar dakwah tidak hanya dilingkup desa , atau kecamatan tapi sudah dilevel yang lebih luas lagi. “ Bukankah  jaringan internet memudahkan kita untuk mengakses serta mengetahui sesuatu yang dulu dianggap jauh lagi sulit ,”ungkap Syahrin .

Karena kondisi dimaksud, unghkapnya, juru dakwah milenial dituntut harus mampu mengirim pesan-oesan dakwah tersebut melalui perangkat teknologi, sehingga  jangkauan dakwahnya jauh lebih luas dan semoga memberi manfaat lebih maksimal.” Ini yang menjadi target kita untuk menginternalisasikan metode dakwah kreatif  sebagai dakwah milenial diera new normal saat sekarang “ kata dia.

         Ketua Umum  DP MUI SU   Prof Dr H Abdullah Syah MA, ketika membuka kegiatan yang dilaksanakan  itu, menyampaikan bahwa umat Islam diwajibkan menyeru kepada sesama untuk melaksanakan kebajikan erta mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Ketua MUI SU juga mengharapkan  kepada juru dakwah untuk mnguasai teknologi informasi, sehingga materi dakwah yang disampaikan bisa diakses umat secara  meluas, juga dinikmati untuk masa yang akan datang.

Hal senada  disampaikan dosen ilmu filsafat UINSU Dr Hj.Hasnah Naution MA, dia mengungkapkan, peran strategi juru dakwah dengan memanfaatkan perangkat teknologi akan menjadi bagian pentng dalam mencerahkan umat untuk melaksanakan ajaran Islam serta menjauhi larangannya. ( husni. as