HUT KE 76 RI : MUI SUMUT GELAR ZIKIR KEBANGSAAN DAN ZIARAHI TOKOH PEJUANG ISLAM

0
272 views
Ketum MUI Sumut ziarah

Infokom, (muisumut.com) Dalam rangka HUT RI yang ke 76 yang mengambIl tema “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh” MUI Sumatera Utara tetap komit terhadap kebangsaan RI, hal ini digambarkan dengan melaksanakan zikir kebangsaan di Masjid Ar Rahmah MUI Sumatera Utara pada Senin 16 Agustus 2021.

Zikir kebangsaan yang disiarkan secara langsung melalui TV streaming MUI Sumut dihadiri secara terbatas hanya oleh Dewan Pimpinan Harian dan Ketua serta Sekretaris Komisi mengingat masih dalam situasi pandemik. Tampak hadir Ketua Umum Dr. Maratua Simanjutak, Wakil Ketua Umum Dr. Asren Nasution.

Zikir yang berlangsung setelah shalat ashar berjamaah berlangsung sekitar 1 jam yang dipimpin oleh K.H Akhyar Nasution, LC, MA. terlihat khidmat dan ditutup dengan doa oleh Dr. Abdul Hamid Ritonga, MA, dalam hal ini kita medoakan para leluhur leluhur pejuang pejuang yang telah menjadi syuhada, mendoakan bangsa Indonesia diberikan kekuatan dalam menghadapi berbagai permasalahan khususnya covid-19.

Dalam sambutannya Dr. H. Maratua Simanjutak menyampaikan  “ada tiga alasan zikir kebangsaan ini dilaksanakan, pertama dalam memperingati lahirnya MUI ke-46 tahun, kelahiran MUI diperuntukan menjadi khadimul ummah dan shadiqul hukumah, MUI lahir untuk mengayomi umat, saat ini banyak permasalahan umat Islam, sudah selayaknya MUI harus tampil kedepan”

Alasan kedua zikir kebangsaan ini dilaksanakan adalah sesuai anjuran Presiden Republik Indonesia dalam rangka Dirgahayu Republik Indonesia ke 76, “artinya kita berdoa semoga negara ini tetap berjalan sesuai dengan tujuan pendiri bangsa Indonesia. Para ulama ulama kita yang bertetesan darah dan air mata memperjuangkan kemerdekaan” ungkapnya

Pandemi covid-19 yang hingga saat ini masih kita rasakan bersama juga menjadi alasan ketiga mengapa zikir kebangsaan ini dilaksanakan, “saat ini hanya Allah tempat kita meminta pertolongan tentunya setelah kita berikhtiar dengan mematuhi anjuran dari pemerintah agar pandemi ini segera berakhir.”

MUI Ziarahi Tokoh Pejuang Islam

Sebelum diadakan zikir kebangsaan pada pagi hari hingga siang Dewan Pimpinan MUI Sumut menziarahi tokoh pejuang Islam dari berbagai ormas Islam yaitu Nahdatul Ulama, Al Washliyah. Muhammadiyah, dan Ittihadiyah. Ziarah ini dibagi menjadi 3 rombongan. Rombongan pertama yang langsung diketuai oleh Dr.H Maratua Simanjuntak, yang menziarahi makam Zainal Arifin Abbas, yang merupakan tokoh Ittihadiyah, organisasi yang berdiri tahun 1935. H. Abdurrahman Syihab yang merupakan pendiri al Washliyah, berdiri tahun 1930 serta Syekh Muhammad Yunus pencetus nama “Al Jam’iyatul Washliyah”

Ketua Umum MUI Sumut dan rombongan berdoa di makam H. Abdurrahman Syihab

Turut serta dalam rombongan Prof. Dr. H. Mohd. Hatta, Dr. Abdurrahim, M.Hum, Drs. H. Sanusi Lukman, LC. MA, Dr. Akmaluddin Syahputra serta Dr. Sugeng Wanto.

Ziarah ke makam Hj. Darwani BInti Sutan Abdul Muis Pasaribu, tokoh muslimat NU Sumatera Utara
dan Hj. Asiah Lubis binti M. Tamin Lubis, tokoh muslimat al washliyah

Rombongan kedua dipimpin oleh Palit Muda Harahap, MA yang menziarahi tokoh Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah, serta rombongan ketiga menzirahi makam tokoh muslimat NU dan muslimat Al Washliyah.

berdoa di makam alm H. Zainal Arifin Abbas Senin 16 Agustus 2021

Ketika menziarahi makam H. Zainal Arifin Abbas yang juga dihadiri putra beliau Dr. Ir. Assad, M.Si, Maratua menyampaikan “Saya secara pribadi pada tahun 1968 punya kenangan dan mungkin yang sekarang saya ikuti adalah jejak beliau terutama dalam konsekwensi keulamaan.  Beliau adalah ahli tafsir, tafsir tiga serangkai yang ditulis oleh H.A. Hasim Hasan, H. Zainal Arifin Abbas, dan Abdurrahman Haitami masih dipakai sampai sekarang. Kami MUI Sumatera Utara akan mentauladani jejak-jejak ulama pejuang” tuturnya  seraya mendoakan, semoga Allah menempatkannya disurga Allah bersama Rasulullah

Pada kesempatan itu Ketua Umum MUI ini prihatin dengan kondisi umat Islam yang terus dipertentangkan dengan kebangsaan, padahal dalam kemerdekaan RI tidak sedikit andil dari umat Islam, “kita terenyuh, Ketika Badan Pembina  Idieologi Pancasila menanyakan kembali melalui sayembara tulisan hukum menyanyikan lagu Indonesia raya dan hukum hormat bendara” ucapnya

MUI luncurkan majalah Media Ulama

Ketua Bidang Infokom menyerahkan majalah Media Ulama dalam rangka Dirgahayu RI ke 76, Senin 16 Agustus setelah zikir kebangsaan

Setelah zikir kebangsaan, MUI Sumut melalui bidang Informatika dan komunikasi menyerahkan media ulama edisi perdana untuk bulan Februari sampai dengan Agustus.  Majalah Media Ulama diserahkan langsung oleh Ketua Bidang Infokom Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum bersama Ali Suman Daulay selaku sekretaris komisi kepada Ketua Umum MUI Sumut Dr. H. Maratua Simanjuntak yang di damping oleh wakil ketua umum Dr. Asren Nasution. “Media ulama edisi perdana ini mengambil tema Merdeka dari Covid-19, insya Allah tahun akan diterbitkan 2 edisi dan kita tingkatkan menjadi 3 edisi pada tahun selanjutnya, dan semoga terus meningkat dan mendapat sambutan dari umat Islam” jelas Akmaluddin

Pada kesempatan itu, Maratua menyampaikan bahwa majalah MUI yang pada periode lalu bernama suara ulama namun pada edisi perdana ini berubah menjadi media ulama, hal ini mengingat pertama kali terbit majalah MUI adalah media ulama “jadi ini hanya ingin mengebalikannya pada sejarah pertama berdirinya” tegasnya