KPRPK MUI SU Latih Ormas Islam Se-Kota Medan Dampingi Anak di Masa Pandemi

0
302 views

Medan (muisumut.com) –  Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI Provinsi Sumatera Utara (KPRPK MUI SU) menggelar Training of Trainer (ToT) mengenai pendampingan orang tua bagi anak di masa pandemi, di Aula MUI SU, Sabtu, 13 Muharram 1443 H/21 Agustus 2021 M.

Dr. Hj. Nurasiah, MA, selaku moderator, dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu respons untuk menyahuti permasalahan yang dihadapi masyarakat di masa pandemi, termasuk di Kota Medan.

“Ini dikemukakan juga beberapa organisasi yang kemarin dihimpun, dalam bentuk jejaring KPRK MUI Sumatera Utara,” sebut Nurasiah.

Nurasiah menjelaskan, meskipun acara ini disebut ToT, namun pelaksanaannya dapat saja menjadi semi pelatihan mengingat situasi dan kondisi yang ada saat ini.

“Tapi kita harapkan para ibu-ibu, para peserta yang hadir, bisa membagikan ilmunya kepada yang lain,” imbuh Nurasiah.  

Selaku narasumber, Dr. Muhammad Jaelani, MA dalam pemaparan materi pelatihannya mengungkapkan, pendampingan orang tua terhadap anak sangat penting tidak hanya di masa pandemi. Tetapi, mengingat situasi pandemi, maka pendampingan orang tua anak dikaitkan dengan masa pandemi.

 “Di masa pandemi, setidaknya ada empat situasi yang berubah di keluarga, pertama pola komunikasi, bisa lebih sering bisa dia tidak sering, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, kedua situasi pendidikan, dari tatap muka menjadi daring, ketiga anak-anak harus diberikan tools alat teknologi untuk dapat belajar, dan keempat perubahan layanan bantuan,” ungkap Jailani.

Jailani menerangkan, pendampingan anak di masa pandemi biasanya diarahkan pada orang tua mendampingi anak belajar di rumah di masa pandemi.  

“Karena ini yang paling bikin Ibu-ibu stress, bukan anaknya saja yang stress” terang Jailani.

Menurut Jailani, pendampingan orang tua terhadap anaknya dalam belajar sebenarnya tak mampu menolong anaknya untuk belajar lebih kuat.

“Ini adalah satu bentuk kekhawatiran,” cetusnya.

Oleh karena itu, kata dia, agar pendampingan orang tua kepada anak lebih baik, orang tua disarankan agar meminta kepada anak agar mendengarkan masukan dari anak, barulah kemudian orang tua memberikan masukan kepada mereka.

“Ini cara agar kita membangun rasa percaya diri pada anak, apalagi anak-anak ini sedang mencari jatidirinya,” sebut Jailani.

Dalam kesempatan yang juga disiarkan secara live itu hadir Ketua Bidang KPRPK MUI SU, Dr. Sukiati MA didampingi pengurus lainnya, di antaranya Nurliati yang juga salah seorang pengurus PB Al Jam’iyyatul Washliyah. (Jufri Bulian)