BERDAKWAH KE TAPANULI UTARA, BENTUK PENGABDIAN MAHASISWA PTKU-MUI SUMUT

0
590 views


Dalam mengisi ibadah di bulan puasa Ramadhan 1440 H, banyak amalan berfaedah yang bisa dilakukan, diantaranya adalah kegiatan dakwah. Dakwah merupakan perintah Allah ta’ala yang bertujuan untuk menyampaikan ajaran Islam ke seluruh penjuru dunia. Dakwah adalah pekerjaan mulia yang dikerjakan oleh para Nabi, Sahabat, dan ‘Alim Ulama. Pekerjaan mulia ini telah dipuji kebaikannya oleh Allah ta’ala sebagaimana yang termaktub dalam Al-Qur’an surah ali-Imran ayat 110, “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”. 

Maka dalam hal ini, Pendidikan Tinggi Kader Ulama Majelis Ulama Indonesia (PTKU MUI-SU) mengutus mahasiswa PTKU-MUI SUMUT sebagai kader yang disiapkan untuk menyampaikan dan mengemban tugas dakwah tersebut akan melaksanakannya ke daerah minoritas penduduk muslim sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa PTKU-MUI SUMUT semester enam yang berjumlah 12 orang dengan pembagian enam kelompok selama enam hari, yakni tanggal 07 sampai 13 Mei 2019. Masing-masing kelompok akan memasuki satu buah masjid yang bertempat di Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara. Berikut tabel datanya:

NO. KELOMPOKNAMA MAHASISWATEMPAT
001Anton Ritonga dan SahrulMasjid Raya Batunadua
002M. Abdurrahman Fauzi Marpaung dan Rizki RabbaniMasjid Sibudil Jaya
003Arjan Saputra Harahap dan Agusman FatemaluoMasjid Taqwa Onan Sabtu
004Abdul Rahman Siahaan dan AgustianMasjid Al Mukminin Pakpahan
005Saputra Siagian dan Irvan MangunsongMasjid Pancur Natolu
006Saddan Yasir dan Fandi FakhruddinMasjid Baiturrahman Silantom Jae

            Semua kelompok diberangkatkan pada hari Selasa, 7 Mei 2019 pukul 10.00 WIB. Pelepasan keberangkatan sekaligus penyerahan dana yang diperlukan dalam kegiatan dakwah pengabdian masyarakat secara simbolis dilaksanakan di Aula Kantor MUI-SUMUT oleh Ketua MUI-SUMUT Prof. DR. H. Abdullah Syah, MA. Dalam acara pelepasan tersebut beliau mengatakan bahwa penilaian keulamaan yang sebenarnya adalah berasal dari masyarakat bukan hanya sekedar penilaian dalam kertas. Jikalau disuruh imam, ceramah, membawakan do’a, dan aktifitas keulamaan lainnya maka jangan pernah menolak, karena itulah keahlian ulama yaitu mampu menjadi pengamal agama. 

Selain Ketua MUI-SUMUT, turut hadir juga ustadz DR. Ardiansyah, Lc, MA selaku Direktur PTKU MUI-SU, Prof. DR. Amroeni Drajat selaku ketua Bidang Kemahasiswaan PTKU MUI-SUMUT , MA, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.HUm selaku Sekretaris PTKU, Dr. Amar Adly MA, Irwansyah, M.HI, dan Ustadz M. Iqbal Habibi Siregar, M.Pdi yang merupakan dosen seorang dosen PTKU MUI-SU, Prof.DR. Fakhruddin Azmi selaku ketua Bidang Kependidikan MUI-SUMUT. “Kami berharap Mahasiswa yang akan melakukan pengabdian masyarakat ini dapat melaksanakannya dengan baik, dengan menjaga akhlak, mengajarkan ibadah yang benar, dan dapat menjadi pemicu berkembangnya minat masyarakat untuk mempelajari Islam”, tutur ustadz DR. Ardiansyah, Lc, MA ketika diwawancarai seusai acara pelepasan tentang bagaimana harapannya kepada mahasiswa yang akan melakukan pengabdian masyarakat.