MUI Sumut Silaturrahim dan Berbuka Bersama dengan Rumah Makan Wong Solo

0
430 views


29 Ramadan 1440 H

Pada acara Silatuurahim dan berbuka bersama yang dihadiri oleh Ketua Umum beserta Sekretaris Umum dan dari unsur Ketua, Sekretaris, juga dari unsur sekretariat MUI Propinsi Sumatera Utara. Hadir dari pihak yang mewakili RM Wong Solo Bapak Sugiri yang  dalam kesempatan tersebut menyampaikan salam dari Puspo Wardoyo, beliau saat ini disibukkan dalam menyiapkan konsumsi haji, untuk 5 hari H-2 dan H-3, ada sekitar 4000 pack sebagai uji coba  atau pilot projek. Mudah mudahan tahun depan sudah diberikan amanah secara keseluruhan.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa RM Wong Solo pada bulan Ramadan ini begitu semarak, banyak konstomer memilih warung warung muslim pada bulan Ramadan, tetapi diluar Ramadan tidak sesemarak pada bulan Ramadan, ia berharap kedepan berbelanja di warung muslim harus menjadi trend. Bagaimana kita memanegemant persatuan dalam bidang ekonomi, beliau memohon kepada umat Islam untuk terus mencintai dan berbelanja kepada pengusaha pengusah muslim,

Wong Solo saat ini sudah melebarkan sayapnya dari Aceh hingga Papua, di Bali hampir sudah 12 tahun, saat ini mulai dibuka di Monokwari  Sorong. Bahkan sudah dibuka Malaysia dan di Jedah. Mudah mudahan kedepan usaha usaha yang bernuansi Islami yang dimiliki oleh Pengusaha muslim dapat terus menjadi tuan rumah di komunitasnya.

Pada kesempatan tersebut Ketua Umum MUI Sumut Prof. Dr. H. Abdullah Syah,  mengucapkan terimakasih atas undangan RM Wong Solo kepada Majelis Ulama Propinsi Sumataeta Utara yang hampir setiap tahun diadakan  ditempat ini.  Kehadiran kita adalah untuk mensyukuri nikmat Allah, sebagaimana janji Allah kalau nikmatnya kita syukuri Allah akan menambah nikmatnya. Sebentar lagi kita akan mengakhiri bulan Ramadan, mudah mudahan Allah menerima ibadah kita, memberikan ampunan kepada kita dan akan dijumpakan dengan bulan Ramadan tahun depan. Memberikan pembukaan puasa merupakan hal yang sangat diajurkan yang pahala sangat besar. Dengan memberikan perbukaan walau hanya dengan segelas air dan sebutir kurma kita mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang berpuasa.

Lebih lanjut beliau mengapresiasi perkembangan rumah makan wong solo yang pesat, dan mendoakan mudah mudahan Allah memudahkan untuk membuka gerai warung makan di kota Mekkah, Madinah, bahkan di Mesir, karena potensi umat Islam Indonesia sangat besar. Misalnya di Mesir, banyak orang Indoneia yang ingin menikmati masakan dan minuman sambil melihat sungai nil.

Kegiatan berbuka bersama ini ditutup dengan doa oleh ayahanda Dr. Hamid Ritonga, MA, dan ucapan teriakasih oleh Sekretaris Umum MUI Sumatera Utara serta pemberian bingkisan.