TAFSIR INSPIRASI: USAHA MEMUDAHKAN PEMAHAMAN TAFSIR DI SUMATERA UTARA

0
518 views

Oleh: Dr. Zainal Arifin, Lc, MA.

Muzakarah Komisi Fatwa, Ahad 25 Agustus 2019

Latar Belakang
Tumbuh menjamur gerakan cinta Alquran terutama membaca dan menghapal di dunia di satu sisi, dan banyaknya kajian yang berpusat pada fikih membuat penulis mengambil peluang kecil lewat dakwah qurani yang berbasis tafsir mudah (tafsir muyassar). Tafsir muyassar ini dikutip banyak oleh penulis tafsir Inspirasi dari Tafsir Syarawi, buku tafsir yang sudah diterjemahkan bersama dengan Tim Safir al-Azhar (Tim Penerjemah Alumni Universiatas al-Azhar Mesir di Sumut). Buku tafsir ini sudah diterjemahkan sejak tahun 2004 sampai dengan 2015. Tim telah menerbitkan buku Tafsir Syarawi jilid 1 sampai dengan 11 dan. Penerjemahan ini dipimpin oleh tim ahli, mereka: Prof. Dr. H. Abdullah Syah, MA; Prof. Dr. H. A. Yakub MAtondang, MA dan Prof. Dr. H. Hasballah Tayyib, MA. Sementara penulis Tafsir Inspirasi bertindak sebagai ketua Tim Terjemah.

Tafsir Inspirasi
Tafsir Inspirasi adalah buku tafsir yang bernaunsa mudah, terdiri dari 1 jilid 30 juz. Buku ini dilengkapi dengan 1000 judul dan 6000 sub judul. Buku ini sudah mengalamai 6 kali cetak ulang dengan oplah 20.000 eksemplar. Corak pemikiran buku ini adalah ahli sunnah wal jamaah, dengan pendekatan Asyari yang takwil, terkadang Salafi yang tafwidh. Fokus pada tafsir mudah hingga tidak berkutat pada asbab nuzul yang banyak nama, tahun tempat yang harus diingat. Tafsir muyassar lebih fokus pada isi Alquran yang bermuatan hidayah. Ini tidak berarti tidak ada Asbab Nuzul sama sekali.

Tafsir ini sangat naql atau tafsir ayat dengan ayat. Hal itu terlihat dengan usaha mengkaitkan atau munasabah antar sub judul hingga terbit satu judul. Tafsir ini tidak berarti melupakan ‘aql atau akal, tapi mengkaitkan satu ayat dengan ayat atau ayat dengan peristiwa hingga timbul inspirasi adalah pekerjaan akal yang sangat penting dalam memahami Alquran.

Alquran sendiri mengistilahkan kerja akal ini dengan tafsir atau tadabbur.
Corak tafsir ini bukan fikih bukan pula akidah, sesuai dengan namanya, corak tafsir ini adalah dakwah yang memberikan hidayah. Inilah tujuan utama Alquran dan untuk tujuan utama itu (hidayah) dakwah dilaksanakan. Ayat-ayat fikih dan akidah digunakan sebagai memotivasi umat agar dapat terus semangat dan terinspirasi untuk melakukan kebaikan.

Usaha yang Dilakukan

  1. RRI Inspirasi
    Untuk mewujudkan visi dakwah quarni yang mudah, penulis bekerjasama dengan RRI (Radio Republik Indonesia) sejak sebelum Tafsir Inspirasi terbit di tahun 2006 hingga saat tafsir ini terbit pertama kali tahun 2012 hingga sekarang. Dakwah one day one ayat sudah dimulia dari surat al-Fatihah juz 1 dan hari ini di tahun 2019 sampai surat ar-Rahman atau juz 27. Dakwah ini dilakukan awalnya oleh Tim Safir al-Azhar dilanjutkan oleh Tim Inspirasi. Dakwah Inspirasi ini dilakukan minimal oleh dua orang berlanjut hingga tiga bahkan lima orang. Dakwah Inspirasi ini berisikan tentang inspirasi Quran yang dikaitkan dengan kehidupan sosial yang terjadi pada hari itu. Dakwah ini terkadang mengkaitkan ayat dengan politik praktis,
    perlakuan pemerintah yang perlu diarahkan, atau yang paling sering dikaitkan adalah memotivasi dan mengispirasi muslim Sumut agar tetap semangat dalam ibadah dan menebar kebaikan.Meluruskan pola pikir yang salah juga tidak lepas dari dakwah inspirasi di RRI.
  2. Kitap
    Kitap atau komunitas Tafsir Inspirasi adalah komunitas yang menyebarkan kajian dari Tafsir Inspirasi melalui media social. Tertuama Whatsapp. Kajian ini dilakukan sejak tahun 2015vhingga saat ini telah menebarkan 1320 episode atau berada di QS al-Infithar. Di samping ayatvyang dikaji ditulis, ditambah dengan quates agar pesan utama ayat dapat diambil lebih sederhanavdan lebih mudah.
  3. Kajian di Masjid dan Kantor
    Kajian tafsir di masjid pada tahun 2006 yang dilakukan oleh penulis dibeberapa masjid divkota Medan kurang mendapat sambutan yang serius. Karena pendekatan yang dilakukanvberdasarkan buku dan Jemaah hanya mendengar. Pada tahun 2012 penulis mengubah polavkajianvdengan menggunakan power poin agar Jemaah bias dapat melihat langsung ayat yang dikaji di depan layar. Agar lebih menarik perhatian Jemaah, tulisan dipenuhi dengan visual gambar yangvsedekat mungkin memiliki gambar yang terkait dengan ayat yang dikaji. Berdasarkan masukan para Jemaah, setiap selesai kajian ditulis kesimpulan agar kajian dapat ditutup dengan pesan penting yang dapat dibawa pulang. Bahkan agar tidak melnatur, pata tahun2019 penulis telah menyimpulkan sejak awal ke mana kajian ini akan berujung dengan menulisjudul dan kesimpulan di awal.
  4. Tebar Buku
    Dalam rangka sosialisasi memudahkan dakwah tafsir, penulis bekerjasama dengan para dermawan dan institusi pemerintah untuk mencetak dan mendistribusikan 20.000 buku tafsir inspirasi ini dalam bentuk wakaf ataupun wakaf subsidi. Di antara wakaf yang sudah pernah ditebar adalah wakaf untuk muslim pedalaman, wakaf untuk penghuni rutan dan lapas Tanjung Gusta, wakaf untuk mahasiswa di perguruan tinggi, wakaf untuk peserta Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional tahun 2018 di Sumatera Utara. Adapun wakaf subsidi dengan memotong harga buku dari yang seharusnya Rp 180.000 menjadi Rp 100.000. Tujuan dari wakaf subsidi ini adalah agar masyarakat Sumut dapat memiliki buku yang terjangkau dan dapat menikmati kajian di RRI atau di masjid dan kantor lebih mudah.
  5. Kader Dai dan ToT
    Setiap semester penulis mengkader 150 orang lebih mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara dalam memahami Alquran mudah ini. Bahkan kajian setiap kali masuk kelas harus menulis masalah dan mencari solusinya dari ayat Alquran yang mana saja saat dibuka menjadi kerja yang diharapkan dapat menjadikan para mahasiswa dekat dengan Alquran. Menyempurnakan kader dai dibentuk dan dibuat training of trainer atau pelatihan bagi paradai agar mereka dapat menyampaikan pesan Alquran dengan mudah dibantu dengan buku Tafsir Inspirasi dan segenap perlengkapannya dari power poin dan tata cara menyampaikannya.

Dobrakan dan Harapan
Dari paparan di atas dapat dilihat beberapa dobrakan. Pertama, mendobrak tradisi dakwah yang berkutat pada fikih menjadi dakwah Qurani yang memotivasi dan mengisnprasi. Dakwah ini sendiri dibangun atas bingkai mudah atau muyassar tanpa harus menghapal tanggal, nama dan tempat. Jika ada yang harus dihapal maka ayat Alquran adalah yang utama dan pertama. Mendobrak semangat dari kajian tekstual menjadi kajian inspirasi, memotivasi yang bernuansa social kemasyarakatan. Kedua, Kegiatan yang holistic atau menyeluruh. Tidak sebatas pada kajian, tapi juga menebar buku, mendengungkanya setiap hari di radio serta media social. Kerja tim yang dilakukan membuat kajian ini bias tetap mengudara setiap hari dengan mudah di udara Sumatera Utara atau di media social. Ketiga, semangat menebarkan hidayah membuat kajian ini diterima oleh banyak orang.Walau diakui dalam setiap kegiatan pasti ditemukan mereka yang anti. Prinsip yang dibangun adalah tetap bersyukur walau ada yang kufur. Harapan yang dipinginkan oleh penulis, pertama, terjemahan tafsir Inspirasi dalam bahasa Inggris dan kedua, aplikasi tafsir Inspirasi. Semoga menjadi amal bagi siapa saja yang membantu kegiatan ini dan dimudahkan Allah semua urusannya. Inilah harapan yang utama, salam.