Wednesday, 28 October, 2020

Siaran Perdana Televisi Streaming MUI Sumut Mengudara


mui sumut.com Medan, – Begitulah suatu ketentuan Allah Swt, tepat pukul 10.00. wib, 18/9 -2020, Jumat berkah, dari studio Kedai Wakaf  MUI SU Jalan Majelis Ulama 3 Medan, siaran perdana televisi streaming Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara, mengumandang keudara.  “ Alhamdulillah berkat izin Allah SWT, siaran perdana  televisi streaming MUI  Sumut mengudara dari studio  KedaiWakaf (KEWA) “ ungkap syukur Dr.H. Akmal Syahputra M.Hum, tampak  begitu ceria selaku pengagas keberadaan siaran streaming MUI Sumut.

Kegiatan Konsultasi Hukum yang disiarkan melalui chanel Youtube sebelumnya sudah disiarkan melalui channel Youtube namun belum memiliki tempat, dengan adanya studio ini Konsultasi Hukum menjadi kegiatan perdana di studio Kewa MUI Sumut. Konsultasi hukum yang berjudul “Bagaimana  Wakaf Produktif di Praktekkan di KedaiWakaf MUI Sumut“ dengan pemandu Dr.Mustafa Kamal Rokan dan nara sumber Dr.H Akmaluddin Syahputra M.Hum, dosen  bidang hukum UINSU, bersama  tenaga operator dan kamera dari mahasiswa PTKU Mulyo Ponco dan kawan kawan di bawah bimbingan Bapak Suyato.

Akmal Syahputra selaku direktur KEWA MUI SU yang juga sekretaris Komisi Fatwa MUI SU, mengkisahnya kelahiran televisi steraming MUI SU, secara panjang lebar  yang peresmiannya, Sabtu 12/9 lalu oleh Direktur Pinbas MUI Pusat, bersamaan dengan pelantikan PINBAS MUI SU cabang Sumatera Utara.

Menurutnya  ide berdirinya penyiaran ini tidak lain dari musibah covid -19 yang melanda dunia, termasuk di Sumut. Betapa tidak selama ini muzakarah rutin MUI SU lewat komisi fatwa dilaksanakan secara terbuka dan harus terhenti karena covid- 19. Untuk melaksanakan muzakarah agar terus berlanjut dengan dilakukannya  muzakarah lewat media sosial. Sehingga MUI terus bisa memberikan pencerahan dan pelayan kepada umat. Ternyata ini  mendapat sambutan. Akhirnya   dilakukan pula muzarah secara live streaming. “ Disinilah hikmah dari covid -19 dan  Alhamdulillah berjalan sukuses berdirinya siaratan streaming ” tuturnya.

Selanjutnya mengingat kehadiran laboratorium interpreneurship milik PTKU yang berawal dari CSR Bank Sumut dan wakaf umat Islam, Akmal  berfikir, tidak salahnya wakaf umat tersebut dikembangakan  lewat media sosial dengan mendirikan suatu siaran komunikasi lewat layar HP. Kita kembangkan wakaf umat ini lewat  sisi komunikasi “ paparnya.

 Akmal Syahputra yang kini telah dikurnia beberapa orang anak, terus melakukan terobosan sedikit demi sedikit untuk melengakapi peralatan penyiaran dan akhir berdirlah studio yang lokasinya di areal Kedai Wakaf MUI SU.

Ditambahkan  Akmal Syahputra, bahwa dipilihnya topik Bagaimana Wakf Produktif Dipraktekkan di Kedaiwakaf MUI Sumut pada siaran perdana ini, tidak lain keberadaan  streaming,  lahir dari rahim wakaf, sehingga dengan wakaf kita dapat mengetahui makna dari wakaf untuk amal zariah bagi setiap muslim. Tagline KedaiWakaf adalah “Kami Memudahkan Anda Berwakaf” Ada 4 Jenis wakaf yang bisa dipilih disini, pertama Wakaf Abadi, Kedua wakaf Berjangka, ketiga belanja sambil berwakaf, dan saat ini diresmikan wakaf yang keempat menonton sambil berwakaf. Dengan mengikuti chanel youtube MUI Sumut disamping kita akan mendapat pencerahan juga mendapat amal jariah karena hasil dari monetisasi sepenuhnya akan menjadi wakaf produktif yang akan dikembangkan. KedaiWakaf MUI Sumut berkeinginan menghimpun dana wakaf produktif sebanyak banyaknya untuk dikembangkan sehingga kita mampu meendirikan rumah sakit yang siapapun bisa mendapat pelayanan dengan gratis.

Ia menjelaskan disebutnya  televisi streaming adalah langkah untuk mendirikan TV MUI Sumut nantinya sehingga dapat dinikmati umat dengan layar TV . Untuk itu ia meminta doa restu umat islam agar televisi untuk akan muncul ditengah umat “ Ayo kita bangun umat ini lewat memperbanyak komunikasi dalam meningkatkan silaturrahim  agar umat ini lebih bersatu dan menjadi kuat “ ajaknya  dan ikut canel yuotube, untuk mengikuti perkembangan MUI SU “. (Husni.AS.)         

//
Konsultasi
Kirimkan via WhatsApp?