Wednesday, 28 October, 2020

Dukung UMKM, PINBAS MUI Sumut Gelar Bazar Virtual


MEDAN (Waspada): Guna mendukung para pengelola Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sumatera Utara, Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) Cabang Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut gelar bazar virtual.

Tujuan PINBAS MUI Sumut gelar bazar virtual adalah untuk mempromosikan produk secara digital melalui live streaming di media sosial yang tersedia.

Kepala Pinbas Cabang MUI Sumatera Utara Dr  H Sakhira Zandi melalui Wakil Kepala Cabang, Dr  Akmaluddin Syahputra menjelaskan, kegiatan dilaksanakan setiap Sabtu di studio yang telah disiapkan di Kedai Wakaf MUI Sumatera Utara.

Kata dia, program ini menjadi terobosan baru dari konsep bazar yang semula direncanakan dengan mengundang para pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya di sekitar kantor MUI secara langsung.

Karena saat ini masih pandemi, konsepnya diubah dengan memanfaatkan media sosial dengan mengakses YouTube, Instagram dan Facebook MUI Sumatera Utara,” kata Akmaluddin, Minggu (20/9).

Dijelaskannya, setiap pelaku UMKM yang akan mempromosikan produknya diberi kesempatan 30 menit.

Promosi ini akan dipandu oleh bintang tamu berpengalaman di bidangnya untuk mengulas. serta mengupas lebih dalam mengenai produk, inovasi maupun motivasi, sehingga diharapkan dapat menginspirasi umat Islam untuk berwirausaha.

“Melalui media sosial yang ada, juga dibantu memasarkan produk tersebut diharapkan  bisa membantu pemasaran produk kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, bagi yang belum memiliki sertifikat halal, PINBAS MUI Sumut akan membantu prosesnya

Sedangkan bazar digelar para Sabtu (19/9) diisi oleh H Mukhtar Yusuf pemilik UD Ayam Potong Hijrah.

Dan pada sesi kedua, diisi oleh H Fachruddin Lubis Lc, pemilik Samudra Cetak.

Live Streaming

Dalam penjelasannya, Akmaluddin menyampaikan bahwa sampai akhir 2020 ini ditargetkan 20 pelaku UMKM di daerah ini akan mempromosikan produknya melalui live streaming MUI Sumut.

Dan program ini akan terus dilanjutkan, sehingga promosi produk UMKM umat dapat dilaksanakan secara meluas.

“Dengan demikian pemasaran produk UMKM kita melalui media sosial ini akan semakin meluas, bahkan akan melampaui batas wilayah,” katanya.

Karena itu, katanya, tuntutan untuk meningkatkan kualitas produk menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar lagi. (m22).

//
Konsultasi
Kirimkan via WhatsApp?