Ulama dan Umara Bersinergi Dalam Melanjutkan Pembangunan Keumatan di Bumi Tapanuli Selatan

0
286 views

muisumut.com. Tapanuli Selatan,- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Tapanuli Selatan pada Selasa 6 Oktober malaksanakan Musyawarah Daerah (MUSDA) ke IX, Hal itu dijelaskan Ketua MUI Tapanuli Selatan K.H Ahmad Ghozali Siregar, yang juga pimpinan pondok Pesantren Jabalul Madaniah Sijungkang saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut yang berlokasi di Aula Ponpes Jabalul Madaniyah Sijungkang Angkola Timur. MUSDA diikuti Dewan Pimpinan MUI Kabupaten, 15 Kecamatan, tokoh-tokoh pesantren dan  masayarakat berjumlah 50 orang.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD, Drs. H. Husin Sogot Simatupang,  menyampaikan dua hal kepada pengurus, yaitu meningkatkan kegiatan keagaman lebih dimarakkan,

“Apa yang telah dilaksankanan selama ini sudah cukup, namun perlu dilanjutkan bahkan ditingkatkan, dan diharapkan kreatifitas dan inovasi dari pengurus, harus menggunakan artifisial intelijen, bagaimana konten konten video di HP kita agar menjadi seruan dakwah dimasa yang akan datang. Kedepan kita tidak hanya memikirikan hubungan kepada Allah, namun kedepan kita memikirkan ekonomi keumatan, ini harus menjadi pemikiran serius MUSDA Tapanuli Selatan.” ungkapnya  

MUSDA tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Arso, M.Ag serta Sekretaris Komisi Fatwa, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum. Dalama arahannya Wakil Ketua Umum yang pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Pengadilan Agama Padang Sidimpuan, menyampaikan salam dari Ketua Umum MUI Sumatera Utara, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tapsel atas dukungannya terhadap umat melalui Majelis Ulama, alhamdulillah kantor MUI yang tadinya masih berada di Padang Sidimpuan sudah dibangun dengan megah di lokasi perkantoran Kab Tapanuli Selatan.

Beliau mengharapakan ketua yang terpilih diharapkan memiliki tiga watak perjuangan Rasulullah: Iman, Ikhlas, dan Istiqomah sehingga MUI yang merupakan Tenda Besar Umat Islam benar benar bisa mengayomi umat

“Ulama adalah mitra pemerintah sesuai dengan fungsi dan peran MUI, ada tiga yang pokok, yaitu warasatul anbiya, ikhlaslah untuk mengabdi untuk keumatan, kedua pemberi fatwa, dan ketiga adalah khodimul ummah pelayan umat”  tutupnya

Bupati Tapanuli Selatan H. Syahrur Martua Pasaribu yang juga merupakan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Tapanuli Selatan menyampaikan apresiasi karena tepat waktu melaksanakan konsilidasi untuk MUSDA, hal ini perlu dalam roda organisasi.

“kekompakan antara ulama dan umara adalah kunci sukses dalam program yang disusun pemerintah itu sendiri. Kami merasa tidak pernah lekang dengan ulama terutama MUI. Kita buat safari Isra Mikraj, Safari Maulid, Safari Muharram untuk mengajak pejabat Tapsel pada acara keagamaan diluar bulan Ramadan. Menghimpun potensi ormas menjadi sebuah keharusan, memfasilitasi BKMT, IPHI, Dewan Masjid, bahkan juga memberikan tali kasih kepada masyarakat” tuturnya.

Dalam MUSDA kesembilan yang diselenggarakan secara formatur (9 orang) tersebut K.H. Ahmad Ghazali Siregar kembali memimpin MUI Kab Tapanuli Selatan.