MUI SU Ajak Pimpinan Pesantren dan Madrasah Tingkatkan Perannya Bagi Pembinaan Santri

0
338 views

muisumut.com. Medan– Ketua Komisi Pendidikan MUI SU Prof Dr H.Hasan Bakti, mengajak pimpinan pesantren dan Madrasah  lebih meningkatkan bagi pembinaan santri. Untuk itu para pimpinan pesantren dan madrasah meningkatkan kapalitasnya, sehingga santri yang dilahirkan akan lebih berperan  bagi masyarakat baik dalam bidang pendidikan dan ekonomi. ” MUI SU mengajak pimpinan pesantren dan madrasah meningkatkan perannya” ungkapnya   mewakili Ketua Umum MUI SU , ketika membuka workshop Komisi Pendidikan MUI SU di Aula gedung Pengembangan SDM Pemprovsu (21-22 November 2020 ) Jalan Ngalengko Medan.

 Harapan ini tidak lain mengingat keberadaan pesantren dan madrasah dalam dunia pendidikan Islam sudah lama berke0cimpung dan sejalan dengan visi dan misi MUI dalam pemberdayaan   dan peningkatan pendidikan Islam ditengah masyarakat. Ia menyebutkan pertemuan MUI SU lewat workshop Komisi  Pendidikan dan Kaderisasi dengan peserta pimpinan pondok pesantren dan madrasah  dari berbagai daerah se Sumut, merupakan pertemuan silaturrahim dalam membahas perkembangan dan kemanjuan pondok pesantren dan madrasah di Sumut.

 Pertemuan yang diisi dengan beberapa pengarah yang berpengalaman dalam mengelola dan terjun di pondok pesantren. Seperti yang disampaikan. Jafar Syahbuddin Ritonga DBA, dari Pondok Pesantren Modren Darul Mursyi d Sipirok, yang dikenal telah berhasil, bukan hanya saja dalam pendidikan juga dalam meningkatkan ekonomi lewat beberapa produk.

para peserta itu tampak serius mengikuti acara tersebut, terlihat dari setiap pemakalah yang ditampilkan dalam workshop itu mendapat tanggapan. Seperti masalah krakter bagi peserta didik di pesantren, ada yang lebih condong menyebutkan ” Aklaqul Karimah” . Sebab karakter dapat dibagi dua ,yaitu negativ dan positif. Prof DR H Khaidar Daulay MA yang salah seorang pemakalah sangat mendukung pembinaan krakter atau pembinaan akhlaq di pesantren, mengingat akhlaq sangat menjadi tolok ukur dalam pembinaan santri. ” Pembinaan akhlaq ini begitu penting sebagai modal santri tampil ditengah masyarakat, walau dalam pembinaan di pondok pesantren dilakukan dengan keras secara desiplin ” paparnya Khaidar Daulay, guru besar UIN SU itu .

Pamakalah ditampilkan, Prof Dr H Hasan Bakti Nasution MA,Dr Najamuddin M, Dr H Sultani  dan M. Hakim Sitompul dari Bank Sumut, berkaitan dengan Manajemen pada lembaga  pendidikan Islam. Juga Dr Amiruddin Siahaan M.Pd dengan judul ” pengelolaan Kurikulum Pesantren dan Madrasah “.

         Pada kesempatan tersebut, pihak Bank Sumut memberikan vocer sebesar Rp 100 ribu. bagi penambung baru untuk tabungan Makbul untuk mewujudkan ibadah haji.

 ( husni.as)     ”