Kolaborasi HLNKI dan ISHDAR Dukung Program 1 Milyar untuk Seribu Da’i Sumut

0
174 views

Medan (muisumut.com) Bidang dan Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) MUI Sumatera Utara bekerjasama dengan Keluarga Besar Ikatan Silaturrahim Haji Dhuyufur Rahman (ISHDAR) turut bergerak bersama mensukseskan program MUI SU untuk menggalang dana yang akan dibagikan kepada seribu orang da’i dan guru agama di Sumatera Utara.

Demikian disampaikan Ketua Bidang HLNKI MUI-SU yang juga Ketua Umum ISHDAR, K.H. Akhyar Nasution kepada wartawan Ahad (29/8/2021)

Akhyar mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh pengurus HLNKI dan keluarga besar ISHDAR atas keikhlasan berdonasi untuk program 1000 da’i.

“Dalam waktu 5 hari kolaborasi HLNKI dan ISHDAR berhasil mengumpulkan lebih dari 18 juta rupiah untuk disalurkan kepada para da’i melalui MUI-SU. Bukan nominal yang besar, namun semangat kepedulianlah yang patut dipupuk dan dikembangkan di dalam tubuh umat Islam untuk saling berlomba-lomba di dalam kebaikan,” ungkap Akhyar.

Untuk itu, lanjut Akhyar, pintu donasi masih akan terus dibuka untuk para calon donatur. Sumbangan berupa uang dapat diserahkan langsung kepada Ketua Umum ISHDAR atau transfer ke rekening MUI Provinsi Sumatera Utara di Tabungan Marhamah Bank Sumut Syariah, dengan nomor rekening 6100 2300 1199 99.
Penggalangan dana Satu Milyar Seribu Da’i ini, kata dia, digagas oleh Ketua Umum MUI-SU Dr. H. Maratua Simanjuntak sebagai aksi kepedulian MUI-SU terhadap mereka yang telah berdakwah amar ma’ruf nahi munkar dan berperan membangun akhlak umat.

“Mereka adalah para Ustadz, Ustadzah, Guru Agama dan Guru Mengaji yang terdampak pandemi Covid-19 karena adanya pembatasan pertemuan tatap muka,” terusnya.

Dikatakannya, pandemi yang sudah berlangsung hampir 2 tahun ini sangat berdampak pada kondisi perekonomian masyarakat, terkhusus kepada para Da’i dan Guru Mengaji yang tidak dapat mengisi kajian/ tausiyah dan tidak dapat mengajar disebabkan kondisi yang tidak memungkinkan orang-orang ramai berkumpul. Hal ini imbuhnya, tentu saja berdampak pada minimnya pemasukan untuk keperluan sehari-hari.
“Kami sangat mendukung aksi kepedulian terhadap para da’i dan guru mengaji ini. Semoga program seperti ini di tahun-tahun mendatang dapat kita kembangkan menjadi program bantuan yang bersifat berkelanjutan. Mungkin berupa bantuan modal usaha agar para da’i bisa memiliki sumber mata pencaharian juga dari perniagaan selain berdakwah.” pungkas Akhyar.

Dijelaskan, Ikatan Silaturrahim Haji Dhuyufur Rahman (ISHDAR) berdiri sejak tahun 2004 adalah perkumpulan para haji dan hajjah yang berangkat haji melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Dhuyufur Rahman, dengan anggota tercatat lebih dari 1000 orang dan berkantor di Komplek Perumahan Veteran Medan Estate. (yl)