PEMBONGKARAN MASJID JALAN H.ZAINAL ARIFIN (DESA MADRAS) MEDAN

0
662 views
Sidang Pleno Majeis Ulama Sumatera Utara:

I. MEMPERHATIKAN:

  1. Dokumen-dokumen yang ada pada Majelis Ulama Sumatera Utara, di antaranya:
    1. Surat-surat Sulthan Deli Medan;
    2. Keputusan Kepala Kantor Urusan Agama Kotamadya Medan;
    3. Surat Izin Bangunan Walikota Kotamadya Medan;
    4. Surat Perjanjian antara Pengurus The Sotuh Indian Moslem Mosque & Walfare Commite dengan CV. Cipta Jaya Tunggal 1 Maret 1979 No. 121/C/1979
    5. Surat Majelis Ulama Indonesia tgl. 26 Maret 1979 No. :B-280/MUI/II/1979
  2. Pandangan dan pendapat anggota sidang pleno Majelis Ulama Sumatera Utara tanggal 7 Maret 1979 dan tanggal 14 Maret 1979

II. MENIMBANG

Bahwa untuk menjaga terpeliharanya suasana kerukunan hidup intern ummat beragama dan untuk terpeliharanya dengan baik harta agama, terutama yang berupa benda waqaf, maka perlu diambil suatu tindakan yang dapat melindungi kesucian dan terpeliharanya harta agama tersebut.

MEMUTUSKAN

  1. Majelis Ulama Sumatera Utara berpendapat bahwa Mesjid yang terletak di ajlan H. Zainal Arifin (Desa Madras) adalah merupakan BENDA WAQAF yang dibangun  di atas tanah waqaf yang khusus untuk tempat pertapakan masjid
  2. Menyesalkan terjadinya pembongkaran mesjid tersebut dan dibangunnya pula toko-toko permanen di atsa tapak masjid yang telah dibongkar tersebut, karena hal ini bertentangan dengan hukum Islam.
  3. Membangun mesjid di atas tanah waqaf yang dikhususkan untuk perkuburan, juga bertentangan dengan hukum Islam
  4. Meminta kepada nazhir masjid jalan H. Zainal Arifin c.q. Sulthan Deli dan kepada Pemerintah agar dapat menyelamatkan harta waqaf yang berasal dari Sulthan Ma’mun Arrasyid Perkasa Alamsyah tersebut.