MENGUCAPKAN SALAM KEPADA MUSLIM DAN NON MUSLIM

0
2.283 views

Firman Allah

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُون

Artinya: “Dan hendaklah ada dianatra kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kapada orang Ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar : merekalah orang yang beruntung “ (Q.S. Ali Imran : 104 )

b. Surat al-Anbiya : 107, yang berbunyi:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Artinya: “Dan tidakkah kami mngutus kamu, melainkan untuk (menjadi ) rahmat bagi alam semesta” (Q.S.Al-Anbiya :107).

B. Hadits nabi Muhammad saw, yang berbunyi:

a. Riwayat Ibn Majah Yang berbunyi :

فبفشىإ انس و وأطعًىا انطعبو وكىَىاإخىاَب (رواِ إبُى يبحت).

Artinya: “Galakanlah mengucap salam,berikanlah makan orang miskin dan jadikanlah kamu sekalian bersaudara” ( H.R Ibn Majah )

b. Riwayat tarmizi dan Ad-darmi , yang berbunyi.


أعبذوراانرحًٍ فبفشىاانس و وأطعبو تذخهىانجُح

( رواِ إنترةرىىانذاريي) ِ Artinya : “ sembahlah Allah gemarkanlan mengucap salam dan bersedekah makanan,

kamuakan masuk surga “ (H.R Tarmizi dan ad Darnim )

c. Riwayat Ahmad , yang berbunyi :
Artinya :” Sesungguhnya terhadap hamba Allah termasuk sedekah “ ( H.R . Ahmad )

C. Ijtijah ,

Yaitu ucapan salam sejahtera “ bukan sebagai salam Khas agama tertentu, seperti yahudi dan nasrani, malinkan sebagai bentuk uangkapan yang dibuat dalam model Indonesia. sama dengan Ucapan “Horas “, “ Mejuah-juah” dan sebagainya, yang sering diucapkan setelah ucapan salam.

Dengan berserah diri kepada Allah SWT:

MEMUTUSKAN

Menetapkan bahwa:
1. Mengucapkan salam kepada muslim harus menggunakan kata “Assalamu‟alaikum” dan lengkapnya ditambah “Warahmatullahi wabarakatuh”.
2. Mengucapkan kata “Salam Sejahtera” setelah ucapan salam dibolehkan, apabila di dalam majelis terdapat orang yang tidak menganut agama Islam.

Download Fatwa